Pengendalian keamanan program pada pengemasan lengan robot merupakan mata rantai inti untuk memastikan pengoperasian jalur produksi otomatis yang stabil dan mencegah kecelakaan. Berikut adalah poin-poin kontrol utama:
1. Desain Keamanan Logika Program
Mekanisme penguncian sinyal
Mewujudkan keterkaitan sinyal antar peralatan seperti lengan robot, sabuk konveyor, dan mesin pengemas melalui sistem PLC. Misalnya, lengan robot hanya diperbolehkan mengambil komponen setelah mesin cetak injeksi dibuka, dan lengan robot hanya dapat menempatkan kotak setelah sabuk konveyor berada di tempatnya. Setiap kerusakan pada salah satu tautan akan segera memicu penghentian untuk menghindari tabrakan atau kerusakan pada benda kerja.
Dengan mengadopsi desain keamanan ganda, jika diperlukan untuk menekan dua tombol operasi secara bersamaan untuk menurunkan benda kerja, hal ini dapat mencegah kesalahan pengoperasian.
Pengaturan waktu dan kecepatan aksi
Program ini perlu mengatur lintasan gerakan, kecepatan, dan kurva percepatan/perlambatan lengan robot untuk menghindari produk terjatuh atau benturan mekanis yang disebabkan oleh penghentian darurat atau pengangkatan cepat. Misalnya, sesuaikan tekanan udara menjadi 4-5 kg/cm², berdasarkan prinsip bahwa tidak ada getaran selama pergerakan lengan.
Pemantauan kecepatan sumbu sendi secara real-time, deselerasi otomatis atau penghentian jika kecepatan terlampaui, dan intervensi operator yang cepat.
2. Perlindungan Keamanan dan Tanggap Darurat
Sistem penghenti darurat
Pasang tombol berhenti darurat perangkat keras (waktu respons <100ms) dan sirkuit ganda perintah berhenti darurat perangkat lunak, langsung matikan daya atau kirim sinyal rem ke motor 34. Tombol berhenti darurat harus ditempatkan di lokasi yang mudah diakses oleh operator.
Sistem tersebut harus merekam peristiwa penghentian darurat untuk keperluan analisis selanjutnya.
Isolasi regional dan perlindungan sensor
Pasang tirai cahaya pengaman dan penghalang pelindung di area kerja lengan robot untuk mencegah personel memasuki area berbahaya secara tidak sengaja.
Mengintegrasikan data dari berbagai sensor (seperti ultrasonik dan LiDAR) untuk mencapai respons multi-level:
Penghentian darurat dipicu dalam ambang batas bahaya (misalnya jarak penghalang dari lengan robot <0,5m);
Secara otomatis mengurangi kecepatan dan merencanakan ulang jalur 4 dalam ambang batas peringatan.
3. Standar pengoperasian dan pemeliharaan
Manajemen Izin dan Pelatihan
Operator wajib menjalani pelatihan profesional dan memiliki sertifikasi sebelum menjalankan tugasnya. Modifikasi parameter program tanpa izin dilarang keras.
Periksa kondisi sambungan lengan mekanik, ujung efektor, kabel, dan komponen lainnya sebelum mengerjakan tugas harian, dan lumasi serta kencangkan secara teratur.
Desain penanganan kesalahan dan redundansi
Program tersebut harus mencakup fungsi diagnostik mandiri abnormal, seperti pematian otomatis dan alarm ketika mendeteksi tekanan udara abnormal atau penyimpangan posisi.
Sirkuit kontrol utama mengadopsi desain redundan (seperti sensor cadangan dan catu daya ganda) untuk memastikan bahwa kegagalan titik tunggal tidak memengaruhi keselamatan secara keseluruhan.